Kisah tentang Ateng dan kembarannya, Agung, yang telah lama terpisah. Ateng bersama sahabatnya, Iskak, pergi ke Jakarta untuk pertama kalinya. Tanpa diduga, Ateng bertemu Agung yang memiliki wajah dan tubuh sama persis dengannya. Iskak dan asisten pribadi Agung, Cemplon, pun terkejut. Terungkap bahwa mereka adalah saudara kembar yang lama terpisah. Ateng dan Agung kemudian menyadari bahwa orang tua mereka tetap utuh meski telah bercerai. Dari situ muncul ide untuk saling bertukar tempat agar bisa bertemu orang tua yang belum pernah mereka temui, dengan tujuan menyatukan kembali keluarga mereka.