Zahara, seorang pengungsi tanpa status kewarganegaraan, menetap di pulau terpencil di Malaysia dan menggantungkan hidup pada penjualan telur penyu. Kedatangan Samad yang mengklaim diri sebagai peneliti dari sebuah universitas mengubah situasi ketika ia meminta Zahara menjadi pemandunya. Interaksi keduanya perlahan berkembang menjadi relasi yang sarat manipulasi, kebohongan, dan dinamika berbahaya.











