Sebagai anak bungsu dan satu-satunya putri dalam keluarganya, Alie hidup di bawah bayang-bayang kekerasan dan tudingan. Dituduh sebagai penyebab kematian sang ibu, ia harus menanggung perlakuan kejam dari ayah dan saudara-saudaranya, sementara hatinya hanya merindukan kasih dan penerimaan dari keluarganya sendiri.











