Pada awal abad ke-19 di Prancis, Marquis de Sade dikurung di sebuah rumah sakit jiwa, namun tulisan-tulisannya yang terlarang tetap menyebar melampaui dinding tempat ia ditahan. Ketika pihak berwenang semakin memperketat pengawasan, konflik pun tak terhindarkan antara imajinasi liar sang Marquis, idealisme reformis dari Abbé yang memimpin institusi tersebut, dan tindakan represif seorang dokter yang ditugaskan untuk membungkamnya.











