Berlatar akhir 1960-an yang penuh perubahan, Susanna Kaysen menjalani “istirahat singkat” yang diresepkan oleh psikiater yang baru ia temui sekali. Namun, istirahat itu berubah menjadi perjalanan aneh ke dunia seperti Wonderland, di mana ia bergulat dengan batas tipis antara kewarasan dan kegilaan. Susanna segera menyadari betapa sulitnya keluar dari institusi tersebut, dan harus memilih antara dunia orang-orang yang tinggal di dalam atau menghadapi kenyataan sulit di luar.











